Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Jika Hidupmu Habis Untuk Mengomentari Orang Lain, Kapan Waktumu Untuk Memperbaiki Diri?

Jika Hidupmu Habis Untuk Mengomentari Orang Lain, Kapan Waktumu Untuk Memperbaiki Diri?

Pict. @kanimochi / hanya ilustrasi



Dalam kehidupan kita sehari-hari banyak sekali masalah yang dihadapi mulai dari masalah pribadi, rumahtangga, saudara, tetangga, teman dan lainnya. 


Karene tidak semua orang memiliki pemikiran yang sama dengan kita, ada yang iri hati dengan kehidupan kita ada yang mudah tersinggung dengan ucapan kita dan lain sebagainya.


"Mencari kelemahan orang lain hanya akan memberikan kepuasan. Sebaliknya, mencari kelebihan orang lain akan membuat Anda smakin berkembang"


Sebaikanya kita introspeksi diri agar bisa menjadi bahan perenungan sebelum menilai orang lain. Kita sering kali mengurusi hidup orang lain seperti mengomentari bahkan hingga menghakimi dengan ukuran diri sendiri.


"Jangan biarkan ketidaksenangan kepada sesama hamba Tuhan berkembang menjadi kebencian. Kebencian hanya menyakiti diri sendiri"


Kondisi tersebut membuat kita terlihat sombong dan memandang orang lain lebih rendah. Padahal, diri sendiri masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki.


Namun, ada satu sifat negatif yang selalu tertanam, yakni manusia tidak pernah merasa puas dalam kehidupan.


"Selalu ada pelajaran baik dari setiap kejadian yang menyakitkan, selama kau mau introspeksi diri"


Maka dari itu, kita perlu berkaca sebelum menilai orang lain. Introspeksi atau refleksi diri berarti proses pengamatan terhadap diri sendiri.


Semoga bermanfaat 

Posting Komentar untuk "Jika Hidupmu Habis Untuk Mengomentari Orang Lain, Kapan Waktumu Untuk Memperbaiki Diri?"